2. 6 Kemuliaan Nabi Adam As

22.20.00

Baca Artikel Sebelumnya => Permulaan Penciptaan, kisah Nabi Adam As.

Bila  malaikat itu makhluk yang tinggi dan mulia, mengapa Allah memerintahkan mereka untuk bersujud atau menghormati Adam ? Apakah Adam atau manusia lebih tinggi dan lebih mulia daripada Malaikat ?

Pertama-tama kita harus ingat, bahwa Allah memerintahkan Malaikat bersujud kepada Adam, bukanlah dalam arti menyembah, melainkan dengan arti menghormati. Menghormati Adam tidak dapat diartikan menghormati manusia anak-cucu Adam. Jadi penghormatan ini khusus terhadap pribadi Adam.

Mengapa pribadi Adam harus dihormati oleh para Malaikat ? hal ini disebabkan oleh karena pribadi Adam mempunyai keistimewaan-keistimewaan yang banyak sekali dan luar-biasa, yang tidak dipunyai oleh manusia-manusia lainnya atau makhluk yang manapun juga. Keistimewaan-keistimewaan yang luar biasa itu adalah sebagai berikut :

  1. Adam adalah manusia pertama. Sebelum Adam, belum ada manusia. Seluruh manusia selain Adam, semuanya itu, ada yang menjadi Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul, menjadi orang-orang suci. Di antaranya ada orang-orang pandai dalam berbagai bidang yang menyebabkan kemajuan-kemajuan hebat bagi manusia dari abad ke abad. Lihatlah kemajuan anak-cucu Adam yang hidup di dalam abad kedua puluh sekarang ini. Sekalipun ada pula di antara anak-cucu Adam sendiri yang menjadi perusak dan penjahat. Sebab itu, memang sudah sepantasnya kalau para Malaikat memberikan penghormatan atau salut kepada Adam sebagai manusia pertama dan mempunyai turunan yang hebat-hebat.
  2. Adam diciptakan Allah dengan “Tangan”-Nya sendiri. Sedang makhluk-makhluk lainnya, seluruhnya diciptakan Allah dengan Perkataan-Nya “Bila Allah menghendaki sesuatu, ia hanya berfirman : “Jadilah ! maka jadilah apa yang dikehendaki Allah itu”. Hanya Adam yang Allah ciptakan dengan kedua “Tangan”-Nya. Demikianlah menurut Al Quran. Sedang menurut hadis, selain Adam, juga ‘Arasy dan Surga 'Aden yang diciptakan Allah dengan “Tangan”-Nya. Maka sudah sepantasnyya kalau para Malaikat diperintahkan Allah untuk menghormati Adam. Karena ia diciptakan Allah dengan “Tangan”-Nya, Adam sungguh makhluk terhormat yang tiada taranya di alam ini.
  3. Selain manusia pertama yang diciptakan Allah dengan “Tangan”-Nya, Adam adalah seorang Nabi, seorang yang mendapat wahyu dari Allah. Menurut sebahagian Ulama, para Nabi dan Rasul memang sama derajat kemuliaanya dengan para Malaikat. Bahkan ada di antara Ulama yang berpendapat bahwa Nabi-nabi dan Rasul itu derajat kemuliaanya melebihi para Malaikat, sebab Jibril sebagai Malaikat tertinggi, ditugaskan pula menjadi perantara antara Allah dengan para Nabi dan Rasul itu.
  4. Seperti halnya dengan para Malaikat, maka Adampun mempunyai kesadaran dan pengertian (akal), sehingga kebesaran Allah yang menciptakan dirinya dan seluruh Alam, dapat menyadari dan mengerti akan perintah-perintah dan larangan-larangan Allah.
  5. Adam (manusia) diciptakan Allah dalam sebaiknya kejadian, karena dia terdiri dari jasmani dan rohani (roh), akal, hati dan nafsu, sehingga ia menjadi suatu makhluk yang berperadaban dan berkebudayaan yang terus menuerus maju dan tidak beku.
  6. Adam dan turunannya diciptakan Allah untuk menjadi Khalifah (penguasa atau pengatur) dibumi, sebagaimana Allah menciptakan Malaikat sebagai Khalifah di langit. Jadi sebagai seorang pejabat, harus menghormati pejabat lainnya. Jadi saling menghormati antara satu dengan yang lain. Sebab sebagai pengemban tugas atau jabatan, sekalipun berlainan sifat dan tempatnya, tetapi sama kedudukannya, sama petugas. Manusia di bumi dan malaikat di langit.

Karena menyadari akan kedudukan dan kemuliaan Adam, para malaikat dapat mengerti akan perintah Allah untuk menghormati Adam.
Mereka lalu menjawab :
“Baiklah Ya Tuhan Kami. Kami dengar dan kami ta’ati segala perintah-Mu”.

Bersambung, di artikel berikutnya Setelah Diciptakan ini Kata Pertama yang Ia Katakan !

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar