Kepribadian Nabi Dengan Ketinggian Nasab

22.20.00


Rasulullah adalah Rasul pilihan yang mempunyai ketinggian nasab dan kesucian keturunan. Orang-orang yang menurunkan kakek-kakek moyang beliau adalah para pemuka dalam kaumnya yang mempunyai ketinggian martabat dan kemuliaan akhlak. Mulai dari Adam as., Idris as., Ibrahim as., Ismail as., sampai kepada Abdul muthalib kakek beliau. Jadi beliau memang benar-benar manusia suci yang dipersiapkan oleh Allah menjadi pemimpin besar, juga sebagai Rah matal Lil’Alamin, karena itu Allah mensucikan silsilah keturunannya.


Mengenai silsilahnya, Ibnu Abbas ra., meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw., pernah bersabda : “Aku tidak dilahirkan dari perkawinan cara Jahiliyah, aku tidak dilahirkan melainkan dari pernikahan Islam”.1)

Ali bin Abi Tahlib juga meriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW., bahwa beliau telah bersabda : “Aku dilahirkan dari perkawinan yang Ssyah sejak dari Adam hingga ayah bundaku, tidak sedikitpun aku tercemar oleh noda-noda Jahiliyah !”.2)

Ibnu Abbas ra., meriwayatkan dalam hadits yang lain, bahwa Rasulullah SAW., bersabda : “Tidak sekali-kali pertemuan antara kedua ayah bundaku dalam perkawinan yang tidak syah, Allah selalu memindahkan aku dari sulbi yang baik,kepada rahim yang suci bersih dari terpelihara, dan tiada suku yang terpecah dua, melainkan aku berada di tempat yang terbaik diantara keduanya.3)

Aisyah ra., meriwayatkan, Rasulullah Saw berkata bahwa Jibril pernah berkata : “Aku telah membolak balikkan bumi ini mulai dari Barat sampai ke Timur, maka aku tidak menjumpai seorangpun yang lebih utama (derajatnya) dari Muhammad Saw., aku juga tidak melihat suku yang lebih mulia dari Bani Hasyim !”.

Watsil bin AL-Asqa ra berkata : Aku mendengar Rasulullah Saw., bersabda : “Sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari anak Ismail, dan memilih Quraisy dari Kinanah, memilih bani Hasyim dari Quraisy seta memilih aku dari Bani Hasyim.4)

Abbas meriwayatkan, Rasulullah Saw bersabda : “Allah telah menciptakan makhlukNya, seta menjadikan diriku berada pada sebagik-baik kelompok. Kemudian Ia memilih suku-suku bangsa dan menjadikan diriku pada sebaik-baik rumpun. Maka aku ini adalah sebaik-baik keturunan, juga sebaik-baik keluarga”.5)

Perlu diketahui, bahwa Rasulullah Saw dilahirkan sebagai anak tunggal dari kedua orang tuanya, beliau tidak mempunyai sauda kandung baik laki-laki maupun wanita. Karena hikmah Allah menhendaki demikian, agar puncak kemuliaan dan silsilah keturunannya yang menjadi ciri khas bagi martabat kenabiannya, hanya untuk beliau seorang.

Imam Bukhari dalam kitab Shahihnya meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah Saw telah bersabda : “Aku dibangkitkan pada sebaik-baik kurun (masa) yang pernah di alami oleh anak Adam, generasi demi generasi terus berlalu silih berganti, hingga sampai pada generasi dimana aku berada sekarang !”.

Tersebut dalam “Sirah An Nabawiyah Li Ibni Hisyam” tertulis nasab beliau yang suci dan agung sebagai berikut : Bahwa Muhammad Saw., adalah putra Abdullah bin Abdul Mutalib6), Abdul Muthalib bin Hasyim 7), Hasyim bin Abdi Manaf 8), Abdi Manaf bin Qushai 9), Qushai bin Kilab 10), Kilab bin Murrah, Murrah bin Ka’ab, Ka’ab bin Luay, Luay bin Ghalib, Ghalib bin Fihir 11). Fihr bin Malik An-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan bin Ud (Udad) bin Muqawwim bin Nahur bin Tirah bin Ya’rub nin Yasyjub bin Nabit bin Ismail as bin Ibrahim Khalilullah (kekasih Allah) bin Azar bin Nahur bin Sarugh bin Ra’u bin Falikh bin Aibar bin Salikh bin Irfakhsyad bin Sam bin Nuh Lamk bin mattusyalakh bin Akhnuk (Nabi Idris as) bin Yard bin Mahlil bin Qainan bin Yanis bin Syis bin Adam as. Dan Allah Yang Maha Mengetahui yang sebenar-benarnya.

Demikianlah silsilah Rasulullah Saw yang terurai sebagaimana kalung permata, menurut keterangan ulama Ahli hadits yang tinggi nilainya. Alangkah besarnya keagungan nasab beliau, speperti untaian kalung permata yang gemerlapan bagaikan bintang-bintang yang bercahaya intan.12)

Bila diteliti silsilah keturunan Rasulullah Saw., termasuk segala yang bertalian dengan kelahirannya maka kita akan yakin, bahwa muhammad Saw., adalah benar-benar seorang Rasul pilihan dari rumpun bani Hasyim dan suku Quraisy, yang merupakan inti dari bangsa-bangsa yang hidup di seluruh Jazirah Arab. Padanya telah terhimpun segala nilai dan unsur kemulyaan dari kedua orang tuanya, belum lagi tanah kelahirannya adalah semulia-mulia negeri disisi Allah.

Dilihat dari silsilah keturunannya, menunjukkan bahwa Allah benar-benar mempersiapkan Muhammad Saw., sebagai Pemimpin umat terbesar sepanjang sejarah kehidupan manusia di alam raya ini.
Semua manusia memang bermuara kepada Nabi Adam as., sebagai bapaknya umat manusia. Namun untuk Rasulullah as, Allah SWT benar-benar memilihkan pokok-pokok yang mempunyai kemuliaan sejati, hingga menumbuhkan cabang yang mulia pula.

Keterangan :
1. Insan Kamil. Hal 15
2. Insan Kamil. Hal 15
3. Insan Kamil. Hal 15
4. Shahaih Muslim. hal : VII / 58
5. Insan Kamil. Hal : 16
6. Nama aslinya adalah "Syaibatul Hamdi" yang memang selalu terpuji dalam segala perilakunya sangat tinggi
7. Nama aslinya adalah "Amer".
8. Nama aslinya adalah "Al Mughirah", yang selalu bertambah pangkatnya karena budi luhurnya.
9. Nama aslinya adalah "Mujammi", beliau disebut Qushoi karena mengasingkan diri di negeri Qudla'ah yang sangat jauh dan terpencil, sehingga Allah Ta'ala mengembalikannya lagi ke tanah Haram yang mulia, kemudian memelihara peraturan-peraturan tanah sucinya.
10. Nama aslinya adalah "Hakim".
11. nama Aslinya adalah "Quraisy", dengan demikian keturunannya disebut dengan suku "QURAISY".
12. Maulidul Barzanjiy. hal : 63

http://j.gs/7vzp

http://q.gs/ACIep

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar