http://ahref.co/ocpu
loading...

Ingin Ilmu Bermanfaat dan Rizeki yang Baik, Amalkan DOA INI...



Doa Memohon Ilmu Yang Bermanfaat, Rizki Yang Baik dan Amalan Yang Diterima

اللهم إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allaahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan

Artinya :
“Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amalan yang diterima.”

Doa ini dibaca setelah shalat shubuh sebelum terbit matahari.

Dasarnya :
عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَقُولُ إِذَا صَلَّى الصُّبْحَ حِينَ يُسَلِّمُ « اللهم إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً »

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallama apabila shalat shubuh ketika selesai salam beliau mengatakan : “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amalan yang diterima.”

[HR. Ibnu Majah rahimahullahu dalam sunannya no. 978, Maktabah Syamilah. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani rahimahullahu dalam Shahih Ibni Majah no. 753, Maktabah Syamilah ]
Read More

Doa Memohon Semua Kebaikan dan Berlindung dari Semua Keburukan


Doa Memohon Semua Kebaikan dan Berlindung dari Semua Keburukan

اللهم إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ اللهم إِنِّى أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِى خَيْرًا


Allaahumma innii as-aluka minal-khayri kullihi 'aajilihi wa aajilihi maa 'alimtu minhu wa maa lam a'lam. Wa a'uudzu bika minasy-syarri kullihi 'aajilihi wa aajilihi maa 'alimtu minhu wa maa lam a'lam. Allaahumma innii as-aluka min khayri maa sa-alaka 'abduka wa nabiyyuka wa a'uudzu bika min syarri maa 'aadza bihi 'abduka wa nabiiyyuka. Allaahumma innii as-alukal jannata wa maa qarraba ilayhaa min qaulin aw 'amalin wa a'uudzu bika minan-naari wa maa qarraba ilayhaa min qaulin aw 'amalin wa as-aluka an taj'ala kulla qadhaa-in qadhaytahu lii khayran.


Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu seluruh kebaikan, baik kebaikan di dunia maupun kebaikan di akhirat yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Dan aku berlindung kepada-Mu dari seluruh keburukan, baik keburukan di dunia maupun keburukan di akhirat yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan yang diminta oleh hamba-Mu dan Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallama dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang hamba-Mu dan Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallama berlindung daripadanya. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon Surga dan apa-apa yang mendekatkan diriku kepadanya baik dengan ucapan maupun dengan perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari Neraka dan apa-apa yang mendekatkan diriku kepadanya baik dengan ucapan maupun perbuatan. Dan aku memohon kepada-Mu agar menjadikan seluruh ketetapan yang telah Engkau tetapkan untukku sebagai suatu kebaikan bagiku.


Dasarnya :
عَنْ عَائِشَةَ –رضي الله عنها- أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَلَّمَهَا هَذَا الدُّعَاءَ « اللهم إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ اللهم إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ اللهم إِنِّى أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِى خَيْرًا »


Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallama mengajarkannya do’a ini :... lihat lafazh dan artinya di atas

[HR. Ibnu Majah rahimahullahu dalam sunannya no. 3978, Maktabah Syamilah. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullahu dalam Silsilah Ahaaditsish Shohihah jilid IV hal 56-57 no. hadits 1532.]


Read More

4 Konsep Penting Kekuatan Fitrah Manusia dalam Kesehatan Qolbun dan Tubuh

KEKUATAN FITRAH



Sahabat AzdahBlogger - Sesungguhnya Allah SWT telah memberikan manusia kesempurnaan fitrah untuk menjaga manusia tersebut dari kerusakan. Fitrah itu berupa kesiapan untuk menerima kebaikan / petunjuk dari NYA ( spiritual immune system ) dan kekuatan fitrah jasmani (physical immune system).
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui - (QS.Ar Rum :30)
Penyimpangan terhadap fitrah ini akan menyebabkan penurunan kualitas manusia, baik kualitas hati maupun jasmaninya. Oleh karena itulah terdapat hubungan yang erat antara kekuatan fisik dan jiwa.

Banyak masalah yang menimpa jasad/fisik sebagai akibat dari lemahnya hubungan jiwa/ruh dengan Allah SWT ( misal maksiat, stress, dll ). Demikian halnya dengan mengkonsumsi makanan belebihan apalagi yang haram dapat melemahkan jiwa dan merusakan badan.
"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang berlebih-lebihan." (QS. Al A'raf : 31)

Unsur Kekuatan Fitrah

1. Spiritual / Qolbun

Qolbu disebut juga hati. Hati sesungguhnya memiliki dua pengertian, yakni fisik dan spiritual. Secara fisik hati merupakan daging yakni organ tubuh manusia yang tersimpan dan terlindungi oleh tulang belulang.

Sehingga yang dimaksud Qolbun adalah organ Jantung dan bukan organ Hati yang dalam bahasa arab organ Hati / Liver/ Hepar ini disebut dengan Al Kabid.
 
Bentuk Qolbun seperti buah shanaubar sehingga sering dikatakan hati sanubari. Pada daging qolbun terdapat lubang, jaringan yang halus dan merupakan organ pertama yang Allah ciptakan. Di dalam lubang atau rongga terdapat darah hitam yang menjadi sumber ruh.

Beberapa fungsi Jantung dalam pengobatan tradisional :
  1. Menguasai Jiwa
  2. Menguasai Kecerdasan Otak
  3. Mengalirkan Darah
“Ketahuilah bahwa didalam jasad ini ada segumpal daging (Jantung / Qolbun), apabila dia baik maka akan baiklah seluruh jasad dan apabila ia rusak maka rusaklah seluruh jasadnya.” (HR.Bukhori)
Fungsi Jantung / Qolbun menguasai jiwa merupakan kekuatan spiritual yang memegang peranan terpenting dalam menjaga kesehatan. Ia menentukan 50% proses kesembuhan. Oleh karenanya orang yang sakit harus didekatkan kepada Allah dengan menanamkan keyakinan bahwa Allah yang Maha Menyembuhkan. Sakit adalah wujud kasih sayang Allah. Pasien yang sakit dan sabar bisa mendapat ampunan Allah SWT.

Hal inilah yang dimaksudkan oleh sabda Hadits Nabi Saw. Diriwayatkan oleh Muslim dari Abuz Zubair, dari Ibnu ‘Abdullah, dari Nabi saw, bahwa beliau berkata:
“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak menurunkan penyakit melainkan Dia juga menurunkan obatya, yang akan diketahui oleh siapapun yang mengetahuinya dan tidak diketahui siapapun yang tidak mengetahuinya. Jika suatu obat dapat menyebuhkan penyakit ( cocok/tepat ), maka orang yang sakit akan sembuh dengan seizing Allah.” 

2. Mental/Pikiran/Akal

Faktor berikutnya yang berpengaruh terhadap pemberdayaan potensi diri adalah factor Mental/Pikiran/Akal 20%. 

Akal adalah suatu peralatan rohaniah manusia yang berfungsi untuk membedakan yang salah dan yang benar serta menganalisis sesuatu yang kemampuannya sangat tergantung luas pada pengalaman dan tingkat pendidikan, formal maupun informal.

Pada zaman jahiliyah, kata akal dipakai dalam arti kecerdasan praktis, dalam istilah psikologi modern disebut sebagai kemampuan memecahkan masalah. Orang berakal adalah orang yang memiliki kemampuan atau keterampilan menyelesaikan masalah, kapanpun masalah itu timbul ia dapat mampu menyelesaikan dan mengatasinya, sehingga ia dapat menghindari marabahaya, kemampuan praktis seperti ini sangat dihargai oleh orang Arab zaman Jahiliyah.

Ibn Khaldun mengartikannya sebagai akal, fuad inilah yang dimaksud dengan pikiran. Berpikir ialah upaya mencapai bayang-bayang di balik perasaan dan aplikasi akal di dalamnya berfungsi sebagai pembuat analisa.

Kekuatan Pikiran adalah sumberdaya yang diberikan Tuhan kepada setiap manusia, pikiran inilah yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Pikiran kita oleh banyak ahli dibagi menjadi 2 bagian yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. 

Pembagiannya adalah, pikiran sadar diberi porsi 12% dan pikiran bawah sadar menguasai 88% dari porsi pikiran kita. Ada yang aneh dalam pembagian ini bukan? mengapa Tuhan membaginya berbeda, bukan 50-50, apa ya rahasia dibalik pembagian yang jauh ini? 88-12, yang pembagian yang luar biasa berbeda, tentu ada maksud Tuhan disini.

Coba kita pikirkan dan renungkan pembagian ini, kalau begitu seakan-akan Tuhan menyuruh kita untuk lebih mengoptimalkan penggunaan pikiran bawah sadar kita dalam kehidupan sehari-hari, benar ? Masalahnya sebagian dari kita banyak yang belum mengenal benar, apa sih pikiran bawah sadar kita. Jika tidak mengenal kan jadi tidak sayang..

Padahal jika kita mencoba melihat dalam keseharian, maka mulai pagi sampai malam kita sering menggunakan pikiran bawah sadar, dalam istilah NLP dikenal Trance-In. Misal saat kita menyetir, saat menonton TV, saat beribadah. Karena kita belum mengenal ciri-cirinya maka tidak mudah untuk mengulanginya lagi.

 Sikap Anda, karena Pikiran Anda 

Pikiran utama atau sikap mental adalah magnet, dan hukumnya adalah kemiripan menarik kemiripan. Jadi, sikap mental akan menarik kondisi-kondisi yang selaras dengan sifat sikap mental tersebut.”
“ Getaran dari kekuatan mental adalah kekuatan yang paling halus, dan akibatnya paling berdaya dari segala yang ada.” - Charles Haanel
Setiap kita berpikir, atau berperasaan, maka itu akan memancarkan gelombang ke alam quantum di Semesta. Pikiran dan perasaan positip akan menarik hal-hal positip sebaliknya akan menarik hal-hal negatif. Hal-hal itulah yang akan datang dlm kehidupan kita.
Penemuan terbesar dari generasi kita adalah bahwa manusia dapat mengubah kehidupan mereka dengan mengubah cara berpikir mereka.- William James

Al-Qur’an menjelaskan hal ini ?

هَلْ جَزَاءُ الإحْسَانِ إِلا الإحْسَانُ

Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula),- (QS.Ar Rahman (55) : 60)

Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding degan kejahatan itu, ... - (Q.S. Al Mu’min (40) : 40)
Apa yang kita inginkan dapat diraih dengan MEMINTA (BERDOA) 

Syarat berdoa : “ KHUSU ’“

" Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu ( QS. Al Mukmin 40 : 60 )

“ KHUSU “

Yakni melibatkan 4 unsur Utama Kekuatan Fitrah, secara selaras dan terintegrasi secara kuat dan seimbang sesuai dengan porsinya masing-masing.

Spritual, Mental, Emosional, dan Fisik.

Aplikasi :
Pertama kita yakin ( spiritual ) terhadap apa yang diinginkan, Pikirkan dan imajinasikan ( mental ) yang kita inginkan dengan kuat ( masukan ke bawah sadar sebagai program baru ), rasakan, bergembiralah dan syukuri ( emosional ), seakan-akan hal tersebut telah terjadi, selanjutnya kerjakan ( fisik ) sesuai rencana. Kalau layak maka akan terjadi dengan seketika, atau berproses sebagaimana mestinya.

3. Perasaan (Emosional)

Faktor emosional juga berperan penting 20% dalam mendukung kekuatan sistem imun. Apabila tubuh mengalami gangguan (sakit) salah satu bagian dari usaha Terapi Tertawa.

Kondisikan diri Anda senantiasa dalam keadaan gembira dan bahagia

Ilustrasinya : 
Kesulitan, ujian/cobaan, dan rasa sakit konotasikan sebagai kegelapan, kegembiraan dan bahagia adalah cahaya. Apabila cahaya masuk maka sirnalah kegelapan.

“ Perasaanlah yang memberi vitalitas pada pikiran. Perasaan adalah hasrat, dan hasrat adalah cinta. Pikiran yang dirasuki cinta menjadi tak terkalahkan.”

Cinta dan syukur dapat membelah lautan, memindahkan gunung, dan menciptakan keajaiban. Dan cinta serta syukur dapat melarutkan semua penyakit.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepada-mu Tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat berat.” - QS. Ibrahim : 7

Tawa adalah Obat Terbaik

CATHY GOODMAN, KISAH PRIBADI

Saya didiagnosis kanker payudara. Dalam hati, dengan iman yang kuat, saya sungguh percaya bahwa saya sudah sembuh. Setiap hari saya berkata, “Terima kasih untuk penyembuhan saya.” Saya mengucapkannya berulang-ulang. “Terima kasih untuk penyembuhan saya.” Dalam hati saya percaya bahwa saya sudah sembuh.

Saya memandang diri seakan-akan kanker tidak pernah ada dalam tubuh saya. 

Salah satu hal yang saya lakukan untuk menyembuhkan diri adalah menonton setiap film lucu. Dan kami akan tertawa, tertawa, dan tertawa. Kami tidak bisa menambah stres ke dalam hidup saya karena kami tahu stres adalah salah satu hal terburuk yang dapat Anda lakukan ketika Anda sedang berusaha menyembuhkan diri.

Dari saat diagnosis sampai saat saya sembuh, waktunya adalah sekitar tiga bulan. Dan itu sama sekali tanpa radiasi atau kemoterapi.

4. Fisik

Penjagaan fisik memegang 10% peranan dalam menjaga kesehatan dan kekuatan kita. Penjagaan fisik bisa dilakukan dengan cara olahraga secara teratur, makan minum dengan cara yang halal dan thoyyib ( gizi seimbang ), cukup istirahat, selaraskan antara ucapan, pikiran, perasaan dan kenyakinan.
Read More
thumbnail

Hal yang Dilakukan Jamaah Jumat ketika Imam Naik Mimbar Bag. 2

Hal yang Dilakukan Jamaah Jumat ketika Imam Naik Mimbar Bag. 2

Rubrik: Fiqih
Pemateri: Ust. Ibrahim Bafadhol, Lc., M.Pd.I.
♻️ Ukuran: 5 MB
⏳ Durasi: 14:31 menit

Silahkan simak dengan download melalui salah satu link berikut:

⬇️ Link Download 1:

⬇️ Link Download 2:

⬇️ Link Download 3:

Selamat menyimak.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Like FB.me/shirotulmustaqimID

Hal yang Dilakukan Jamaah Jumat ketika Imam Naik Mimbar Bag. 1
Read More

Doa Saat Menghadapi Perkara Yang Menyusahkan Hati


Doa-doa Pilihan Ibnu Mukhtar:
Doa Saat Menghadapi Perkara Yang Menyusahkan Hati

يَا حَىُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Yaa hayyu yaa Qayyuumu birahmatika astaghiits(u)

Artinya :
Ya Allah Yang Maha Hidup Ya Allah Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan.

Dalilnya :
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia telah berkata : Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallama apabila dibuat susah oleh suatu perkara beliau mengucapkan : Yaa hayyu yaa Qayyuumu birahmatika astaghiits(u) yang artinya : Ya Allah Yang Maha Hidup Ya Allah Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan. [HR. At Tirmidzi rahimahullahu dalam sunannya no. 3866. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al Albani rahimahullahu dalam Shahih At Tirmidzi no. 2796, Maktabah Syamilah]

Wallahu a'lam









Read More
thumbnail

Hal yang Dilakukan Jamaah Jumat ketika Imam Naik Mimbar Bag. 1

Hal yang Dilakukan Jamaah Jumat ketika Imam Naik Mimbar Bag. 1


Rubrik: Fiqih
Pemateri: Ust. Ibrahim Bafadhol, Lc., M.Pd.I.
♻️ Ukuran: 4.7 MB
⏳ Durasi: 13:45 menit

Silahkan simak dengan download melalui salah satu link berikut:
⬇️ Link Download 1:


⬇️ Link Download 2: 


⬇️ Link Download 3: 


Selamat menyimak.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Like FB.me/shirotulmustaqimID

Hal yang Dilakukan Jamaah Jumat ketika Imam Naik Mimbar Bag. 2
Read More

Ghibah dalam 6 Keadaan ini DIPERBOLEHKAN!!!


azdahblogger.blogspot.com - Para Ulama’ menjelaskan ada 6 hal yang diperkecualikan boleh melakukan ghibah:

1. Orang yang di Dzalimi

Menyampaikan kedzhaliman yang diterimanya dari seseorang kepada penguasa atau orang yang memiliki kemampuan untuk mencegah dan menghambatnya. Seseorang yang didzhalimi boleh menyebutkan keburukan-keburukan pihak yang mendzhaliminya sebatas kedzhaliman itu saja, tidak pada hal-hal lain.

Allah tidaklah menyukai ucapan keras tentang keburukan kecuali dari orang yang terdzhalimi dan Allah adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (Q.S anNisaa’:148)

2. Meminta Pertolongan untuk Merubah Kemungkaran

Menjelaskan kepada orang yang mampu untuk merubah kemunkaran yang dilakukan seseorang. Misalkan, berkata: Fulan telah minum khamr, peringatkan dia untuk berhenti minum khamr.

3. Meminta Fatwa

Meminta fatwa kepada Ulama’ tentang keadaan seseorang yang terkait dirinya. Atau, meminta pertimbangan tentang keadaan seseorang yang akan melamar atau dilamar dalam pernikahan. Orang yang mengerti keadaan sang pelamar atau orang yang akan dilamar harus menjelaskan keadaannya meski harus menyebutkan sisi-sisi keburukan. Ketika Fathimah bintu Qoys dilamar oleh Muawiyah bin Abi Sufyan dan Abu Jahm, beliau meminta pertimbangan. Maka Nabi shollallahu alaihi wasallam menyatakan:
Adapun Abu Jahm tidak pernah menurunkan tongkat dari pundaknya (suka memukul atau sering safar), sedangkan Muawiyah miskin tidak memiliki harta. Menikahlah dengan Usamah bin Zaid (H.R Muslim no 2709)
Menyebutkan tentang orang yang terang-terangan berbuat kefasikan dan kebid’ahan (Ahlul Bid’ah) Al-Hasan al-Bashri (salah seorang tabi’i) menyatakan:
Tidak ada ghibah untuk Ahlul Bid’ah dan orang yang terang-terangan menampakkan kefasikannya (riwayat alLalikai dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlissunnah wal Jamaah)

5. Memperingatkan Kaum Muslimin

Tentang keadaan seseorang yang memiliki sifat; sikap; dan pemikiran yang membahayakan. Seperti yang disebutkan dalam hadits Aisyah ketika datang seorang laki-laki meminta ijin akan menemui Nabi, Nabi kemudian berkata kepada Aisyah:
Dia adalah seburuk-buruk saudara suatu kaum
(H.R alBukhari no 5594 pada Bab ‘Bolehnya berghibah terhadap orang-orang yang merusak dan ragu’)
Termasuk dalam kategori ini adalah menjelaskan tentang keadaan perawi-perawi hadits, ada yang lemah dan pendusta. Semua ini bukan ghibah yang dilarang.

6. Ta’rif

Pengenalan tentang seseorang bukan dalam rangka menyebut aibnya, namun karena ia telah dikenal luas dengan keadaan itu, seperti sebutan: si kurus, si keriting, dan sebagainya. Sebagian Ulama’ mempersyaratkan sebutan itu tidaklah dibenci oleh orang yang dibicarakan. Sebaiknya jika bisa menggunakan sebutan lain selain ciri-ciri fisik tersebut, itu lebih utama.
Read More

Daftar Blog Saya