Kepribadian Nabi Muhammad Yang Penuh Kecerdasan

18.43.00



Dengan kecerdasan otak yang beliau miliki, maka lengkap sudah kesempurnaan beliau sebagai manusia. Bahkan bisa dikatakan kecerdasan dan kejeniusan Rasululah Saw., telah mencapai puncak kesempurnaan yang tidak pernah dicapai oleh siapapun juga sepanjang sejarah peradaban kehidupan umat manusia di alam ini, sejak mulai nabi Adam as., sampai akhir zaman nanti.
Kecerdasan yang ditambah dengan ketajaman analisa serta pengamatan Rasulullah Saw., mampu menembus batas waktu dan alam. Meskipun beliau sebagai Nabi yang terakhir namun beliau mampu menceritakan kehidupan para Nabi dan Rasul yang hidup sebelumnya dengan secara detail dan benar. Tidak itu saja beliau juga mengetahui apa yang akan terjadi di zaman sesudahnya, mulai dari keadaan umatnya sampai peristiwa hari kiamat. Pandangannya tajam menembus batas langit dan planet, juga mampu mengetahui isi kandungan bumi dan lautan, termasuk apa yang terjadi di alam kubur.
Kecerdasan seperti ini memang hanya dimiliki oleh orang-orang pilihan Allah, seperti halnya Nabi Muhammad Rasulullah Saw. Melalui mukjizat ini, beliau mampu berdialog dengan segala jenis makhluk Allah, mulai dari binatang, jin, iblis dan malaikat. Hampir seluruh isi jagat raya ini tidak lepas dari jangkauan pandangannya, baik yang ada didarat, dilaut, di langit sampai yang ada di dasar bumi.
Kecerdasan Rasulullah Saw., yang Maha Super Jenius ini telah di jelaskan oleh Allah dalam firman-Nya :
Nun, Demi kalam dan apa yang mereka tulis, berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.” (Surat Al Qalam : 1, 2)
Maksud dari ayat ini adalah ; wahai Rasulullah, akal pikiranmu berada di tingkat yang tertinggi, Allah yang bersumpah dengan Nun, yang berarti limpahan karunia Illahi dan bersumpah lagi dengan Al Qalam, pena yang berada dialam tertinggi dan Rasulullah Saw., pernah mendengar jeritan suara pena itu di Lauhul Mahfudz tatkala menulis segala sesuatu yang ada, yang sedang dan yang akan terjadi. Allah bersumpah dengan makhluk-makhluk yang agung itu untuk menegaskan mengenai keluasan dan kecerdasan akal pikiran Rasulullah Saw. Beliau jauh dari sifat-sifat tidak sadar atau kekurangan akal.
Dalam hal ini. Rasulullah saw pernah bersabda : 
“Aku telah di beri sesuatu (Oleh Allah) yang belum pernah diberikan pada seorang pun dari kalangan para Nabi sebelum aku, aku ditolong dengan timbulnya rasa takut (pada musuh), aku di beri kunci (ilmu rahasia) bumi, aku diberi nama Ahmad dan dijadikannya bumi untukku suci (dapat digunakan untuk tayammum dan tempat shalat) dan umatku dijadikan sebaik-baik umat !”
Rasulullah saw bersabda : 
“Aku telah diberi kalam (pengetahuan) yang luas dan kalam itu telah diringkas untukku”.
Abi Abbas ra., meriwayatkan, bahwa Rasulullah Saw., pernah bersabda : 
“Aku telah diberi kunci pembuka kalam (pengetahuan), kuluasannya dan kesimpulannya”.
Masyarakat yang dihadapi Rasulullah dalam berdakwah ketika itu adalah kaum paganisme (penyembah berhala) yang sudah mendarah dan mendaging. Tidak mudah mengubah pola pikir mereka, jika tidak di imbangi dengan kecerdasan akal serta kesempurnaan pikiran. Kesempurnaan akal Rasulullah serta pandangannya yang jauh kedepan, jelas terlihat dalam sikapnya menghadapi masyarakat sekelilingnya yang dilanda kemelut jahiliyah dalam semua segi kehidupannya. Akal manusia yang telah sesat pada saat itu tidak mudah untuk dirubah menjadi akal budi perkerti yang lurus, benar dan sehat. Karena itu, untuk merubahnya jelas memerlukan seorang pemimpin yang berpandangan jauh kedepan, berpikiran jernih dan cerdas. Dalam hal ini Rasulullahlah satu-satu orang yang mampu dan memiliki persyaratan sebagai seorang pemimpin yang patut dicontoh dan diikuti oleh umatnya. Sehingga dalam waktu relatif singkat Rasulullah Saw berhasil merubah kebudayaan Jahiliyah menjadi kebudayaan Islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan akhlakul karimah.
Kecerdasan Rasulullah akan tampak sekali ketika beliau sedang berhadapan dengan musuh-musuh politiknya juga sasaran dakwahnya. Dengan mengemukakan argumentasi yang mantap dan rasional maka banyak dari kalangan Yahudi dan Nasrani yang masuk Islam. Sebab dalil dan argumentasi yang dikemukakan oleh beliau tidak mampu mereka bantah mengenai kebenarannya. Adapun diantara mereka masih banyak yang tidak mau masuk Islam, lebih banyak disebabkan oleh rasa dengkinya terhadap Rasulullah Saw.
Rasulullah Saw., yang memiliki ilmu sangat luas dan berakal pikiran cerdas merupakan karunia Allah yang diberikan kepadanya. Sebagaimana yang dijelaskan Allah dalan firman-Nya :
dan Allah telah menurunkan kitab dan hikmah kepadamu, dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahi. Dan adalah karunia Allah sengat besar atasmu” (Surat An Nisa’ : 113)
Dengan demikian Rasulullah memang manusia super jenius diantara makhluk Allah yang lain, yang kejeniusannya telah mendapat pengakuan dari Allah. Manusia mana yang mendapat karunia sebesar ini ? Karena berbagai macam kunci ilmu pengetahuan, baik dalam urusan dunia maupun akhirat telah diberikan oleh Allah kepadanya.
Muslim meriwayatkan dari Anas ra., bahwa Rasulllah Saw pernah ditanya oleh beberapa orang dan pertanyaan itu sedemikian banyak lagi bertele-tele, maka beliau naik ke atas mimbarnya seraya berkata : “Silahkan kalian bertanya kepadaku, tidak ada sesuatu apapun yang kalian tanyakan melainkan akan aku jelaskan kepada kalian !”. Dalam riwayat lain ada tambahan : “Selagi aku masih ada di tempat ini!”.
Muslim meriwayatkan dari Amer bin Akhthab Al Anshari, ia berkata : 
Kami pernah shalat subuh dengan Rasulullah Saw., kemudian beliau naik ke atas mimbarnya berkhutbah, sampai waktu dzuhur, lalu turun sebentar untuk shalat, dan kembali naik ke atas mimbar meneruskan khutbahnya hingga waktu ashar dan turun lagi untuk melakukan shalat ashar dan naik lagi ke mimbar meneruskan khutbahnya yang sangat panjang itu sampai matahari terbenam. Beliau memberitahukan kepada kami, apa yang telah dan yang akan terjadi sampai kiamat, yang paling ingat isi khutbah beliau itu adalah yang terpandai diantara kita.
Al Qur’an yang diturunkan Allah kepada Rasulullah Saw., telah menghimpun segala ilmu pengetahuan dan kebenaran Al Qur’an juga merupakan samudra ilmu yang tidak kunjung kering dan sekaligus sebagai fakta nyata tentang luas dan menyeluruhnya ilmu pengetahuan beliau.
Abu Daud meriwayatkan dari Hudzaifah, bahwa ia berkata Demi Allah, entah apakah teman-temanku masih ingat atau sudah lupa. Bahwa tidak ada seorang pun pemimpin fitnah yang bakal muncul sampai pada hari akhir, melainkan telah disebutkan dan diceritakan oleh Rasulullah Saw., dengan lengkap beserta nama dan nama ayahnya, termasuk nama suku kabilahnya.
Allah telah memberikan kapada Rasulullah Saw., tentang rahasia alam ghaib sejak awal kejadiannya dan permulaan makhluk, hingga apa yang terjadi kelak dikemudian hari.
Bukhari meriwayatkan dari Umar bin Khathab ra., bahwa Rasulullah Saw., pernah berkhutbah dan memberitahukan kepada kami sejak Allah menjadikan makhluk hingga masuknya ahli surga ke surga dan penghuni neraka ke neraka. Ali ra., berkata : Kalau sekiranya aku mengungkapkan isi kandungan surat Al Fatihah, maka aku sanggup memenuhi isi pikulan tujuh unta. Ini tidak seberapa bila dibanding dengan kecerdasan dan ilmu yang dimiki oleh Rasulullah tentang kalam Ilahi.
Abu darda’ ra., berkata : tidak satu pun yang ketinggalan dan tidak diberitakan oleh Rasulullah Saw., kepada kita, sampai-sampai tiada burung yang terbang di angkasa dengan kedua sayapnya melainkan telah diceritakan oleh Rasulullah Saw., kepada kita, termasuk segala apa yang patut diketahui.
Cerita Rasulullah Saw., kepada para shahabatnya mengenai isi jagad raya ini, termasuk tentang kehidupan burung, menunjukkan betapa luas pengetahuan beliau tentang margasatwa. Semua yang diterangkan itu tentunya yang erat hubungannya dengan kebahagiaan manusia dilihat dari segala seginya. Tidak ada suatu hal yang bertalian dengan kehidupan ini dan tidak ada satu jalan menuju kebahagiaan kecuali telah diterangkan oleh Rasulullah Saw., dengan terinci dan jelas sekali.

http://j.gs/7vzt

http://q.gs/ACIfD

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar