Rahasia di Balik Kedahsyatan “BEKAM KETIKA SHAUM”

13.11.00


Dari Abbas RA. “Nabi Saw (menyengaja) berbekam sedang beliau dalam keadaan shaum” HR. Bukhari

Adakah yang masih meragukan dan membantah ini?
Bahwa Bekam mampu mengeluarkan toksid atau zat-zat yang meracuni tubuh dan zat sisa metabolisme tubuh yang sudah tidak dibutuhkan.

Bahwa Bekam pada titik sunah dapat menyembuhkan penyakit yang telah dibuktikan dengan radio aktif teknesium perteknetat perifer langsung ke organ mempengaruhi hormon insulin, adrenalin, conticontropin, oestrogen, progesteron dan testoteron. Melalui sistem sentral mempengaruhi hipotalamus dan pituatary otak untuk mengeluarkan hormon ACTH, TSH, FSH dan ADM.

Bahwa Bekam mampu meningkatkan sel darah putih (leukosit) yang berperan melindungi tubuh dari penyakit.

Bahwa Bekam meningkatkan aktifitas fagostik, imunoglobin, sel T Helper dan E-rosette yang kesemuanya adalah sel dalam sistem pertahanan tubuh.

Bahwa Bekam mampu mengakibatkan pelepasan seretonin, bradikinin dan slow reacting substance (SRS) disertai pelepasan corticotrophin releasing factor (CRF) dan adenohipofise yang berfungsi menyembuhkan peradangan dan infeksi. Bahwa ketika proses Bekam terjadi pelepasan zat endomorphin, ACTH sehingga otot menjadi rileks.

Sehat dengan Shaum
Salah satu kelebihan kita dalam mengikuti Sunnah Rasulullah Saw., adalah bahwa setiap detailnya merupakan tuntunan yang aplikatif serta mengandung hikmah dan manfaat bagi kehidupan. Telah dimaklumkan oleh para pelaku sejarah, mulai dari Rasulullah Saw. sendiri, para sahabat sampai kepada para sepuh kita yang setia kepada sunnah, hidup mereka berkah dan dianugerahi kesehatan yang luar biasa.
Komitmen kita dalam mengikuti sunnah memberikan kita pelajaran penting dalam usaha kita menggapai kesehatan jasmani dan rohani. Bahwa setiap perilaku hidup Rasulullah Saw., jika kita pelajari dan amalkan akan menuntun kita kepada perilaku sehat yang paripurna.
Salah satu Sunnah Rasulullah Saw., yang jarang kita lirik, padahal ia sangat diutamakan dalam ikhtiar mengusahakan dan menjaga kesehatan adalah “Shaum”.
Dari Abu Hurairah Ra., berkata “Kekasihku Saw., berpesan tiga hal kepadaku, yakni agar aku berpuasa tiga hari setiap bulan, menjalankan dua rakaat Dhuha dan shalat witir sebelum tidur” HR. Bukhari
Ada 2 peristiwa menakjubkan yang berlaku di dalam tubuh ketika melakukan shaum.
  
1. Rekontsruksi Sel-sel Tubuh
Pada saat berpuasa tubuh akan melakukan pembentukan sel-sel secara optimal dan meningkatkan kemampuan fungsionalnya yang tidak dilakukan ketika sedang tidak berpuasa, karena ketika tidak berpuasa sebagian besar energi didistribusikan untuk membantu proses pencernaan.

Dr. ‘Abdul Jawwad Ash-Showi berkata : “Zat asam amino membentuk infra struktur sel-sel tubuh. Pada saat berpuasa asam-asam amino yang baru terbentuk dari makan ini berkumpul dengan asam-asam hasil proses pencernaan.”

Puasa yang dianjurkan dalam Islam merupakan suatu sistem ideal dalam memelihara fungsi-fungsi di dalam tubuh, khususnya sel-sel Hepar (Liver), serta shaum mampu menjaga keseimbangan lemak dalam tubuh.

2. Pembersihan Tubuh dari Racun
Pada saat berpuasa cadangan lemak dalam tubuh akan didistribusikan dan dikonsentrasikan di Hepar (Liver), sehingga keadaan ini memudahkan agar Hepar (liver) melakukan proses oksidasi untuk menekan racun-racun keluar.

Racun dalam tubuh akan di rubah oleh Hepar (Liver) menjadi zat yang tidak berbahaya lalu mengeluarkan dari beberapa sistem Eksresi (proses pembuangan zat metabolisme baik berupa zat cair maupun zat gas) seperti keringat, air kencing dll,  dan pembuangan racun dari sistem Defekasi (pengeluaran zat sisa hasil pencernaan) seperti feses (tinja) melalui anus.

Proses rekontruksi sel yang sangat cepat pada saat berpuasa juga mengakibatkan aktifitas sel-sel mencapai puncak kemampuannya, sehingga lebih mudah dan cepat dalam membunuh bakteri dan berbagai ancaman mikroorganisme patogen lainnya di dalam tubuh
Dr. Mack Fadon, seorang pakar pengobatan internasional berpendapat, “Setiap orang perlu berpuasa, sekalipun ia tidak sakit, karena racun-racun makanan dan obat-obatan berkumpul di dalam tubuh memberatkannya dan menjadikannya seperti orang sakit, sehingga badannya menjadi kurang fit. Jika seorang berpuasa maka ia terbebas dari beban-beban racun-racun ini dan merasakan dirinya lebih fit dan kuat yang mungkin tidak dirasakan sebelumnya.”

“Dan berpuasa itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” Qs. Al Baqarah : 184

Sahum + Bekam = Double Impact detoxification

“Rasulullah Saw., menyengajakan berbekam ketika shaum, karena khasiat bekam ketika shaum menjadi 2 kali lipat, shaum mampu mengangkat racun, melebarkan pembuluh darah, menguatkan jantung, ginjal, paru dan limpa.”

Dari Abbas Ra. “Nabi SAW (menyengaja) berbekam sedang beliau dalam keadaan shaum” HR. Bukhari

Mekanisme shaum yang luar biasa manfaatnya bagi tubuh, akan menjadi sangat berkesan jika disinergikan dengan hijamah/bekam.

Shaum mampu mengangkat toksin dan sel-sel yang sudah tidak diperlukan kepermukaan tubuh, sehingga sangat ideal jika pada saat yang sama juga dilakukan terapi bekam, karena racun yang sudah ada di permukaan tubuh akan tersedot tuntas oleh hisapan kop bekam.
Shaum juga mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga bekam pada saat shaum merupakan bekam dalam kondisi sirkulasi darah yang sangat baik. Ini menyebabkan kesan dari proses bekam akan cepat direspon oleh tubuh, sehingga tujuan utama dari proses pembekaman yakni meningkatnya fungsi imunitas tubuh akan cepat dicapai dalam kondisi shaum tersebut.

Rasulullah Saw., dan para sahabat sudah terbiasa melazimkan (baca : merutinkan berbekam ketika shaum, karenanya dengan izin Allah mereka hidup dalam kesehatan yang paripurna/holistik.

Seorang sahabat yang sangat istiqomah dalam mengamalkan berbekam ketika shaum salah satunya adalah Ibnu Umar Ra., seorang sahabat yang dikenal sangat teguh memegang sunnah Nabi Saw., Bukhari meriwayatkan bahwa Ibnu Umar Ra., biasa berbekam dalam keadaan berpuasa, sampai ketika ia semakin tua dan fisiknya menjadi lemah, maka ia meninggalkan berbekam di siang hari ketika shaum namun tetap melakukannya pada malam harinya.
Inilah sedikit dari luasnya hikmah yang dapat kita ambil dari untaian Sunnah Rasulullah Saw., yang mulia, kemodernan perihidup yang telah ada sejak 14 abad lalu dan hampir terlupakan oleh kita sebagai ummatnya.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dapatkan pulsa gratis All Operator di androidmu
hanya dengan klik tombol dibawah ini

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar