Apa Itu Yaum asy-Syak (Hari yang Diragukan)

14.56.00

Berpuasa pada hari ketiga puluh bulan Sya’ban saat belum ada kepastian munculnya hilal Ramadhan sebagai bentuk kehati-hatian tidaklah diperbolehkan. Sahabat ‘Ammar bin yasir radhiallahu ‘anhu mengatakan,

“Barangsiapa yang berpuasa pada hari yang diragukan, maka sungguh dia tidak menaati Abu al-Qasim (Rasulullah) shallallahu‘alaihi wa sallam ” HR. Al-Bukhari 3/27 secara mu’allaq. Riwayat tersebut dibawakan secara maushul oleh Abu Dawud : 2334, at-Tirmidzi : 686, an-Nasaa-i : 2188, dan Ibnu Majah : 1645.
Ulama yang tergabung dalam al-Lajnah ad-Daaimah menyatakan, 
“Setiap orang yang berpuasa pada hari ketiga puluh di bulan Sya’ban tanpa berlandas pada rukyah syar’iyah, maka puasa yang dilakukan tidaklah sah meskipun belakangan diketahui puasa tersebut bertepatan dengan awal masuknya bulan Ramadhan. Hal ini dikarenakan dia tidak bertopang pada landasan yang dibenarkan syari’at ketika berpuasa. Di mana dirinya berpuasa pada hari yang diragukan (yaum asy-syak). Hadits Nabi yang shahih telah menyatakan bahwa berpuasa pada hari tersebut terlarang dan jika dilakukan maka wajib untuk diqadha” Fataawa al-Lajnah 10/117.
Beberapa orang pergi menemui al-A’masy. Mereka bertanya perihal hukum berpuasa pada yaum asy-syak (hari yang meragukan). Pada akhirnya, semakin banyak orang yang bertanya pada beliau. Beliau pun merasa kewalahan menghadapi mereka dan akhirnya beliau meminta untuk didatangkan beberapa buah delima dari rumah. Buah delima tersebut kemudian diletakkan di depan beliau, dan ketika ada yang berkeinginan untuk bertanya, al-A’masy tinggal mengambil buah delima dan memakannya. Dengan begitu, orang tersebut tidak perlu bertanya dan al-A’masy tidak perlu menjawabnya. Al-Aqd alFariid 3/25.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar