Pahala Bagi Perempuan Yang Hamil

09.55.00

Dalam riwayat bahwa Nabi Muhammad Saw., bersabda :
”Apakah salah seorang di antara kamu senang, hai kaum isteri, kalau kamu sedang mengandung dari hasil hubungan dengan suaminya, sementara suaminya merasa senang. Sesungguhnya perempuaan yang sedang hamil memperoleh pahala seperti pahalanya orang yang sedang berpuasa sambil perang di jalan Allah.
Apabila mencapai puncak sakit mendekati melahirkan semua penduduk langit tidak ada yang tahu perkara apa yang disamarkan baginya, berupa ketenangan bathinnya. Apabila telah melahirkan, maka tidak ada tetesan air susu yang keluar dari susu ibunya dan tidaklah si bayi menghisap air susu ibunya kecualipada setiap tetesan dan isappan di catat sebagai satu kebaikkan. Jika di waktu malamnya ia terjaga maka ia memperoleh pahala, bagaikan pahala memerdekakan tujuh puluh budak yag di merdekakan di jalan Allah secara ikhlas, (di riwayatkan Hasa bin sufyan dan Tabrani, ibnu Asakir dari salamah)

Rasulullah bersabda :

اِنَّ الرَّجُلَ اِذَا نَظَرَ اِلَى امْرَاَتِهِ وَنَظَرَتْ اِلَيْهِ نَظَرَ اللهُ اِلَيْهِمَا نَظْرَ رَحْمَةٍ فَاِذَا اَخَذَ بِكَفِّهَا تَسَاقَطَتْ ذُنُوبُهُمَا مِنْ خِلاَلِ اَصَابِعِهِمَا

“Sesungguhnya seorang suami apabila memperhatikan isterinya dan isterinya balas memerhatikan suaminya, maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan perhatian penuh rahmat. Manakala suaminya merengkuh telapak tangannya (diremas remas) maka berguguranlah dosa dosa suami istri itu darisela sela jari jemarinya. (di riwayatkan maisarah bin Ali dari Ar rafi’i dari sa’id Al Khudzi Ra)


Diriwayatkan dari Nabi Muhammad Saw., bahwa :


اِنَّ الرَّجُلَ لَيُجَامِعُ اَهْلَهُ فَيُكْتَبُ لَهُ بِجِمَاعِهِ اَجْرُ وَلَدِ ذَكِرٍ قَاتَلَ فِى سَبِيْلِ اللهِ فَقُتِلَ


“Sesungguhnya seorang suami yang menggauli istrinya, maka pergaulannya itu dicatat memperoleh pahala seperti pahalanya anak lelaki yang berperang di jalan Allah lalu terbunuh(Al hadits)


Ketahuilah bahwa, ada beberapa faktor yang dapat membentuk seseorang anak dekat dengan Allah Antara lain:

  1. Sejalan dengan yang di cintai Allah, bahwa putera yang dihasilkan itu di maksud untuk menyambung generasi manusia.
  2. Mencari kecintaan dari Rasulullah Saw.,, maksudnya untuk memperbanyak (memperbesar) jumalah umatnya Nabi Muhammad Saw., yang ana besar jumlah umat itu menyebabkan kebanggaan beliau.
  3. Mengharap kelak memperoleh do’a anak yang sholeh setelah kematiannya.
  4. Mencari syafa’at dengan kematian anak yang masih berusia anak anak, sebelum kematian dirinya sendiri (orang tua).

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar