Beramal 500 Tahunpun Tidak Cukup Untuk Masuk Syurga

21.34.00


Bismillaa hirrahmaa nirrahiim

Sahabat AzdahBlogger.blogspot.com - Didalam sebuah riwayat dikisahkan ada seorang ahli ibadah yang seluruh kehidupannya hanya diisi dengan aktifitas ibadah kepada Allah. Ia hidup dipuncak gunung di sebuah pulau yang dikelilingi oleh samudra laut yang luas. Di kaki gunung tersebut ada sebuah mata air dan sebuah pohon delima yang atas izin Allah mata air itu selalu memancar serta pohon delima itu selalu berbuah tanpa pernah mengenal musim.

Disaat ia lapar, haus dan ingin berwudhu, iapun turun gunung untuk kemudian minum, berwudhu dan memakan buah yang tersedia guna melanjutkan ibadahnya kepada Allah. Didalam doanya, dia memohon kepada Allah agar dia dimatikan dalam keadaan bersujud, serta memohon agar tubuhnya tidak dirusak oleh ulat hingga hari kiamat tiba. Setelah 500 tahun kehidupannya, tibalah waktu kematiannya, doanya dikabulkan oleh Allah, jasadnya tetap utuh, hingga waktu Perhitungan tiba, ia pun dibangkitkan. Ketika tiba saat pertanggungjwaban si ahli ibadah itu, Allah berfirman kepada malaikatNya 'Masukkan hambaKu itu kedalam surga Ku, karena rahmatKu', mendengar hal itu, si abid pun bertanya-tanya, karena ia merasa telah beribadah kepada Allah selama 500 tahun, kenapa dia dimasukkan ke dalam surga tidak dengan amalnya? kemudian si abid berujar kepada Allah 'kenapa aku tidak masuk ke surga dengan amalku ya Rabb ku?', Allah tetap berfirman seperti diatas, dan si abid pun bertanya hal yang sama hingga kali ketiga, kemudian Allah berfirman kepada malaikat 'Hitung amal nya!', ternyata timbangan amal si abid tidak mampu menandingi nikmat mata yang telah Allah amanahkan kepada nya, Allah pun berfirman kepada malaikat 'Masukkanlah hamba Ku itu kedalam neraka karena amalnya', si abid pun segera menyadari kesalahannya, dimana ibadah yang ia lakukan selama 500 tahun ternyata tak mampu membalas nikmat mata yang telah Allah amanahkan kepadanya, kemudian ia memohon ampun kepada Allah dengan sebaris doa 'Ya Allah masukkanlah aku kedalam SurgaMu dengan rahmatMu'

Subhanallah..bagaimana dengan kita?
sering kali kita merasa telah banyak berbuat baik karena Allah, sehingga kita merasa bahwa perbuatan baik yang telah kita lakukan itu akan menjadikan kita seorang ahli surga, padahal kenyataannya, untuk sebuah nikmat mata saja, seorang manusia tidak akan sanggup membalasnya meskipun telah beribadah selama 500 tahun secara terus menerus.

Bagaimana dengan kita yang dengan sengaja melakukan kemaksiatan tanpa mau memperhitungkan waktu yang telah Allah jatahkan untuk kita. Padahal untuk 1 menit yang akan datang pun kita tidak tahu apakah kita masih hidup atau malah bertemu dengan maut, renungkanlah..kenapa kita tidak mulai menjaga nikmat yang telah Allah amanahkan kepada kita dengan penuh kehati2an, kenapa kita tidak mulai menjaga pandangan mata kita? kenapa kita tidak mulai menjaga tangan dan kaki kita? kenapa kita tidak mulai menjaga mulut kita dari mengumpat, berghibah, merayu dll? kenapa kita tidak mulai menjaga pergaulan kita dengan lawan jenis? kenapa kita tidak mulai menutupi aurat dan aib kita? kenapa kita tidak mulai dengan mengajak orang untuk mengenal Allah, minimal mulai untuk tidak mengajak orang untuk melakukan maksiat? dan 'kenapa-kenapa yang lain' yang bisa kita tanyakan kepada diri kita sendiri, yang ke semuanya tak lain dan tak bukan agar kita kemudian mampu memohon dihari Perhitungan nanti dengan sebuah permohonan 'Ya Allah, Rabb yang Maha Pengasih dan Penyayang, masukkanlah aku kedalam surgaMu dengan RahmatMu'

Dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: Tidak seorang pun di antara kalian yang akan diselamatkan oleh amal perbuatannya. Seorang lelaki bertanya: 'Engkau pun tidak, wahai Rasulullah?' Rasulullah saw. menjawab: 'Aku juga tidak, hanya saja Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadaku akan tetapi tetaplah kalian berusaha berbuat dan berkata yang benar' (HR Abu Hurairah RA)

Semoga Allah menjadikan kita pribadi-pribadi yang tidak menyia-nyiakan taubat. amin Allahumma amin. 


Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar