4 Konsep Penting Kekuatan Fitrah Manusia dalam Kesehatan Qolbun dan Tubuh

22.23.00

KEKUATAN FITRAH



Sahabat AzdahBlogger - Sesungguhnya Allah SWT telah memberikan manusia kesempurnaan fitrah untuk menjaga manusia tersebut dari kerusakan. Fitrah itu berupa kesiapan untuk menerima kebaikan / petunjuk dari NYA ( spiritual immune system ) dan kekuatan fitrah jasmani (physical immune system).
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui - (QS.Ar Rum :30)
Penyimpangan terhadap fitrah ini akan menyebabkan penurunan kualitas manusia, baik kualitas hati maupun jasmaninya. Oleh karena itulah terdapat hubungan yang erat antara kekuatan fisik dan jiwa.

Banyak masalah yang menimpa jasad/fisik sebagai akibat dari lemahnya hubungan jiwa/ruh dengan Allah SWT ( misal maksiat, stress, dll ). Demikian halnya dengan mengkonsumsi makanan belebihan apalagi yang haram dapat melemahkan jiwa dan merusakan badan.
"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang berlebih-lebihan." (QS. Al A'raf : 31)

Unsur Kekuatan Fitrah

1. Spiritual / Qolbun

Qolbu disebut juga hati. Hati sesungguhnya memiliki dua pengertian, yakni fisik dan spiritual. Secara fisik hati merupakan daging yakni organ tubuh manusia yang tersimpan dan terlindungi oleh tulang belulang.

Sehingga yang dimaksud Qolbun adalah organ Jantung dan bukan organ Hati yang dalam bahasa arab organ Hati / Liver/ Hepar ini disebut dengan Al Kabid.
 
Bentuk Qolbun seperti buah shanaubar sehingga sering dikatakan hati sanubari. Pada daging qolbun terdapat lubang, jaringan yang halus dan merupakan organ pertama yang Allah ciptakan. Di dalam lubang atau rongga terdapat darah hitam yang menjadi sumber ruh.

Beberapa fungsi Jantung dalam pengobatan tradisional :
  1. Menguasai Jiwa
  2. Menguasai Kecerdasan Otak
  3. Mengalirkan Darah
“Ketahuilah bahwa didalam jasad ini ada segumpal daging (Jantung / Qolbun), apabila dia baik maka akan baiklah seluruh jasad dan apabila ia rusak maka rusaklah seluruh jasadnya.” (HR.Bukhori)
Fungsi Jantung / Qolbun menguasai jiwa merupakan kekuatan spiritual yang memegang peranan terpenting dalam menjaga kesehatan. Ia menentukan 50% proses kesembuhan. Oleh karenanya orang yang sakit harus didekatkan kepada Allah dengan menanamkan keyakinan bahwa Allah yang Maha Menyembuhkan. Sakit adalah wujud kasih sayang Allah. Pasien yang sakit dan sabar bisa mendapat ampunan Allah SWT.

Hal inilah yang dimaksudkan oleh sabda Hadits Nabi Saw. Diriwayatkan oleh Muslim dari Abuz Zubair, dari Ibnu ‘Abdullah, dari Nabi saw, bahwa beliau berkata:
“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak menurunkan penyakit melainkan Dia juga menurunkan obatya, yang akan diketahui oleh siapapun yang mengetahuinya dan tidak diketahui siapapun yang tidak mengetahuinya. Jika suatu obat dapat menyebuhkan penyakit ( cocok/tepat ), maka orang yang sakit akan sembuh dengan seizing Allah.” 

2. Mental/Pikiran/Akal

Faktor berikutnya yang berpengaruh terhadap pemberdayaan potensi diri adalah factor Mental/Pikiran/Akal 20%. 

Akal adalah suatu peralatan rohaniah manusia yang berfungsi untuk membedakan yang salah dan yang benar serta menganalisis sesuatu yang kemampuannya sangat tergantung luas pada pengalaman dan tingkat pendidikan, formal maupun informal.

Pada zaman jahiliyah, kata akal dipakai dalam arti kecerdasan praktis, dalam istilah psikologi modern disebut sebagai kemampuan memecahkan masalah. Orang berakal adalah orang yang memiliki kemampuan atau keterampilan menyelesaikan masalah, kapanpun masalah itu timbul ia dapat mampu menyelesaikan dan mengatasinya, sehingga ia dapat menghindari marabahaya, kemampuan praktis seperti ini sangat dihargai oleh orang Arab zaman Jahiliyah.

Ibn Khaldun mengartikannya sebagai akal, fuad inilah yang dimaksud dengan pikiran. Berpikir ialah upaya mencapai bayang-bayang di balik perasaan dan aplikasi akal di dalamnya berfungsi sebagai pembuat analisa.

Kekuatan Pikiran adalah sumberdaya yang diberikan Tuhan kepada setiap manusia, pikiran inilah yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Pikiran kita oleh banyak ahli dibagi menjadi 2 bagian yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. 

Pembagiannya adalah, pikiran sadar diberi porsi 12% dan pikiran bawah sadar menguasai 88% dari porsi pikiran kita. Ada yang aneh dalam pembagian ini bukan? mengapa Tuhan membaginya berbeda, bukan 50-50, apa ya rahasia dibalik pembagian yang jauh ini? 88-12, yang pembagian yang luar biasa berbeda, tentu ada maksud Tuhan disini.

Coba kita pikirkan dan renungkan pembagian ini, kalau begitu seakan-akan Tuhan menyuruh kita untuk lebih mengoptimalkan penggunaan pikiran bawah sadar kita dalam kehidupan sehari-hari, benar ? Masalahnya sebagian dari kita banyak yang belum mengenal benar, apa sih pikiran bawah sadar kita. Jika tidak mengenal kan jadi tidak sayang..

Padahal jika kita mencoba melihat dalam keseharian, maka mulai pagi sampai malam kita sering menggunakan pikiran bawah sadar, dalam istilah NLP dikenal Trance-In. Misal saat kita menyetir, saat menonton TV, saat beribadah. Karena kita belum mengenal ciri-cirinya maka tidak mudah untuk mengulanginya lagi.

 Sikap Anda, karena Pikiran Anda 

Pikiran utama atau sikap mental adalah magnet, dan hukumnya adalah kemiripan menarik kemiripan. Jadi, sikap mental akan menarik kondisi-kondisi yang selaras dengan sifat sikap mental tersebut.”
“ Getaran dari kekuatan mental adalah kekuatan yang paling halus, dan akibatnya paling berdaya dari segala yang ada.” - Charles Haanel
Setiap kita berpikir, atau berperasaan, maka itu akan memancarkan gelombang ke alam quantum di Semesta. Pikiran dan perasaan positip akan menarik hal-hal positip sebaliknya akan menarik hal-hal negatif. Hal-hal itulah yang akan datang dlm kehidupan kita.
Penemuan terbesar dari generasi kita adalah bahwa manusia dapat mengubah kehidupan mereka dengan mengubah cara berpikir mereka.- William James

Al-Qur’an menjelaskan hal ini ?

هَلْ جَزَاءُ الإحْسَانِ إِلا الإحْسَانُ

Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula),- (QS.Ar Rahman (55) : 60)

Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalasi melainkan sebanding degan kejahatan itu, ... - (Q.S. Al Mu’min (40) : 40)
Apa yang kita inginkan dapat diraih dengan MEMINTA (BERDOA) 

Syarat berdoa : “ KHUSU ’“

" Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu ( QS. Al Mukmin 40 : 60 )

“ KHUSU “

Yakni melibatkan 4 unsur Utama Kekuatan Fitrah, secara selaras dan terintegrasi secara kuat dan seimbang sesuai dengan porsinya masing-masing.

Spritual, Mental, Emosional, dan Fisik.

Aplikasi :
Pertama kita yakin ( spiritual ) terhadap apa yang diinginkan, Pikirkan dan imajinasikan ( mental ) yang kita inginkan dengan kuat ( masukan ke bawah sadar sebagai program baru ), rasakan, bergembiralah dan syukuri ( emosional ), seakan-akan hal tersebut telah terjadi, selanjutnya kerjakan ( fisik ) sesuai rencana. Kalau layak maka akan terjadi dengan seketika, atau berproses sebagaimana mestinya.

3. Perasaan (Emosional)

Faktor emosional juga berperan penting 20% dalam mendukung kekuatan sistem imun. Apabila tubuh mengalami gangguan (sakit) salah satu bagian dari usaha Terapi Tertawa.

Kondisikan diri Anda senantiasa dalam keadaan gembira dan bahagia

Ilustrasinya : 
Kesulitan, ujian/cobaan, dan rasa sakit konotasikan sebagai kegelapan, kegembiraan dan bahagia adalah cahaya. Apabila cahaya masuk maka sirnalah kegelapan.

“ Perasaanlah yang memberi vitalitas pada pikiran. Perasaan adalah hasrat, dan hasrat adalah cinta. Pikiran yang dirasuki cinta menjadi tak terkalahkan.”

Cinta dan syukur dapat membelah lautan, memindahkan gunung, dan menciptakan keajaiban. Dan cinta serta syukur dapat melarutkan semua penyakit.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepada-mu Tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka pasti azab-Ku sangat berat.” - QS. Ibrahim : 7

Tawa adalah Obat Terbaik

CATHY GOODMAN, KISAH PRIBADI

Saya didiagnosis kanker payudara. Dalam hati, dengan iman yang kuat, saya sungguh percaya bahwa saya sudah sembuh. Setiap hari saya berkata, “Terima kasih untuk penyembuhan saya.” Saya mengucapkannya berulang-ulang. “Terima kasih untuk penyembuhan saya.” Dalam hati saya percaya bahwa saya sudah sembuh.

Saya memandang diri seakan-akan kanker tidak pernah ada dalam tubuh saya. 

Salah satu hal yang saya lakukan untuk menyembuhkan diri adalah menonton setiap film lucu. Dan kami akan tertawa, tertawa, dan tertawa. Kami tidak bisa menambah stres ke dalam hidup saya karena kami tahu stres adalah salah satu hal terburuk yang dapat Anda lakukan ketika Anda sedang berusaha menyembuhkan diri.

Dari saat diagnosis sampai saat saya sembuh, waktunya adalah sekitar tiga bulan. Dan itu sama sekali tanpa radiasi atau kemoterapi.

4. Fisik

Penjagaan fisik memegang 10% peranan dalam menjaga kesehatan dan kekuatan kita. Penjagaan fisik bisa dilakukan dengan cara olahraga secara teratur, makan minum dengan cara yang halal dan thoyyib ( gizi seimbang ), cukup istirahat, selaraskan antara ucapan, pikiran, perasaan dan kenyakinan.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

1 komentar