Menyembuhkan Seseorang yang Tidak Bisa Menggauli Istrinya Akibat Sihir

22.35.00


Sihir semacam ini adalah bentuk sihir yang sangat menyakitkan, kita berlindung kepada Allah jangan sampai tertimpa sihir semacam ini.Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah berkata : 
Cara menyembuhkn sihir yang menjadikan seorang suami tidak bisa berhubungan badan dengan isterinya adalah sebagai berikut :
Mengambil tujuh lembar daun bidara yang masih hijau, lalu ditumbuk dengan batu atau alat lainnya, kemudian ditaruh pada sebuah ember besar dan dicampur dengan air yang sekiranya cukup untuk mandi. Kemudian air tersebut dibacakan padanya ayat kursi, surat al-kaafiruun, surat al-ikhlash, surat al-falaq, surat an-nashr dan ayat-ayat sihir pada surat al-a`raf di bawah ini:
"Dan kami wahyukan kepada Musa: "Lemparkanlah tongkatmu!" Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan. Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan. Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina. Dan para ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud. Mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, "(yaitu) Tuhan Musa dan Harun"." (Qs. Al-A`raaf ayat 117-122).
Kemudian diteruskan dengan membaca ayat-ayat sihir pada Surat Yunus yang berbunyi :
"Fir`aun berkata (kepada para pemuka kaumnya) : "Datangkanlah kepadaku semua ahli sihir yang pandai!" Maka tatkala para ahli sihir datang, Musa berkata kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan." Setelah mereka melemparkannya, Musa berkata: "A pa yang kalian datangkan itu, hanyalah sebuah sihir, Allah akan menampakkan ketidak benarannya". Sesungguhnya Allah tidak membiarkan pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan. Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai (nya)." (Qs. Yunus ayat 79-82).
Setelah membaca ayat-ayat di atas, diteruskan dengan membaca ayat-ayat sihir yang terdapat dalam Surat Thaaha, yaitu:
"(Setelah mereka berkumpul) mereka berkata: "Hai Musa (pilihlah), apakah kamu yang terlebih dahulu melemparkan atau kami yang mula-mula melemparkan?" Berkata Musa: "Silakan kamu sekalian  melemparkan". Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat, lantaran sihir mereka. Musa merasa takut dalam hatinya. Kami berkata: "Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang). Lemparkanlah apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia menelan apa yang mereka perbuat. Sesungguhnya yang mereka perbuat itu hanyalah tipu daya tukang sihir. Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang"." (Qs. Thaaha ayat 65-69).
Setelah air yang bercampur tumbukan daun bidara sudah dibacai ayat-ayat di atas, orang yang sakit ini meminum secukupnya dan sisanya ia buat mandi. Dengan demikian penyakit akibat sihir tadi akan musnah, dan tidak masalah jika hal seperti ini dilakukan berulang-ulang sampai penyakit itu betul-betul sembuh (Fatwa Syaikh bin Baaz no: 8016 tanggal: 22/1/1405).

Cara pengobatan yang baru saja disebutkan di atas, juga sangat ampuh untuk mengobati seseorang yang tidak bisa menggauli isterinya karena ketakutan sangat yang ada pada dirinya. Misalnya ia berkeyakinan bahwa dirinya lemah dan tidak bisa berhubungan badan dengan isterinya. Kemudian keyakinan itu semakin bertambah dan menjadi sebuah kenyataan, padahal asalnya ia tidak seperti itu. Sebagai seorang Muslim, kita harus waspada dan berhati-hati jangan sampai kita mendatangi tukang sihir, dukun, paranormal dan yang semacamnya demi menghilangkan penyakit yang menimpa kita.

Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah berkata :
"Mengobati sihir dengan perantara tukang sihir, adalah sama dengan meminta pertolongan kepada Jin. Apakah itu dengan menyembelih hewan kurban atau menghadirkan sesajen-sesajen. Hal ini sangat dilarang (dalam Islam) karena termasuk perbuatan syetan, bahkan bisa dikatakan sebagai syirik akbar (besar), makanya kita harus berwaspada daripadanya."

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar