4 Macam Gerakan Makmum, No 4 Harus Dilakukan

08.20.00

Dalam sholat berjama'aah gerakan makmum bersama Imam ada 4 macam keadaan,
  1. MUSABAQOH, yaitu gerakan makmum yang mendahului imam seperti makmum sujud sebelum iman sujud. Ini hukumnya haram.
  2. MUWAFAQOH, yaitu gerakan makmum bersamaan dengan gerakan imam. Ini hukumnya haram dalam takbirotul ihrom dan makruh dalam gerakan lainnya.
  3. TA'AKHUR, yaitu gerakan makmum yang lambat dalam mengikuti imam. Seperti makmum terus sujud padahal imam sudah lama berdiri. Ini pun makruh.
  4. MUTABA'AH, yaitu gerakan makmum yang mengikuti imam secara langsung. Makmum langsung ruku setelah imam ruku dan sebagainya. Ini hukumnya sunnah dan inilah yg benar.

عَنْ أَنَسٍ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ أَقْبَلَ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي إِمَامُكُمْ فَلَا تَسْبِقُونِي بِالرُّكُوعِ وَلَا بِالسُّجُودِ وَلَا بِالْقِيَامِ وَلَا بِالِانْصِرَافِ

Dari Anas radliallahu 'anhu, ia berkata: Pada suatu hari, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengimami kami shalat. Ketika telah selesai shalat, beliau menghadap kami dengan wajahnya, lalu berkata,

“Wahai manusia, sesungguhnya aku adalah imam kalian, maka janganlah kalian mendahuluiku dengan ruku’, sujud, berdiri atau selesai”. (HR Muslim, no. 426)


Rasululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّمَا جُعِلَ الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ فَإِذَا كَبَّرَ فَكَبِّرُوا وَلَا تُكَبِّرُوا حَتَّى يُكَبِّرَ وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا وَلَا تَرْكَعُوا حَتَّى يَرْكَعَ وَإِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا وَلَا تَسْجُدُوا حَتَّى يَسْجُدَ

“Sesungguhnya imam hanya untuk diikuti. Apabila ia bertakbir, maka bertakbirlah, dan kalian jangan bertakbir sampai ia bertakbir. Apabila ia ruku’, maka ruku’lah, dan kalian jangan ruku’ sampai ia ruku’. Apabila ia mengatakan “sami’allahu liman hamidah”, maka katakanlah “Rabbana walakal hamdu”. Apabila ia sujud, maka sujudlah, dan kalian jangan sujud sampai ia sujud.” (HR Abu Dawud, no. 511)

Semoga bermanfaat, wallahu a'lam
Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda

Sumber
Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Join Channel Telegram

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar